Forum Konsultasi Publik Kecamatan Bantarkawung Tahun 2026

BANTARKAWUNG – Pemerintah Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, menyelenggarakan kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) pada Selasa, 13 Oktober 2026, berlokasi di Pendopo/Aula Kecamatan Bantarkawung. Pertemuan ini digelar sebagai langkah cepat dan tanggap dalam merespons dinamika serta isu-isu sosial yang terjadi di wilayah tersebut belakangan ini.

Mengusung tema “Sinergi Pemerintah dan Masyarakat dalam Penanggulangan Permasalahan Sosial serta Mewujudkan Lingkungan yang Aman, Sehat, dan Kondusif di Kecamatan Bantarkawung”, kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting. Di antaranya adalah Anggota DPRD Kabupaten Brebes (Sudono, S.H.), tim Kesbangpol Kabupaten Brebes, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), Kepala Desa se-Kecamatan Bantarkawung, serta para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda setempat.

Sinergi Menyikapi Sejumlah Isu Krusial

Forum ini menjadi wadah komunikasi dan koordinasi lintas sektor dalam menyikapi beberapa kejadian menonjol selama dua minggu terakhir, di antaranya:

  1. Maraknya Kasus Bunuh Diri dan Kekerasan: Kasus bunuh diri dilaporkan terjadi di Desa Tambakserang, Cibentang, Jipang, dan Bantarkawung, serta tindak pidana pembunuhan di Desa Pengarasan.

  2. Dugaan Penyalahgunaan Obat oleh Pelajar: Adanya laporan dari Puskesmas Buaran terkait maraknya dugaan penggunaan obat-obatan berbahaya di kalangan anak sekolah.

  3. Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ): Keberadaan ODGJ di ruang publik yang membutuhkan pelayanan medis, perlindungan sosial, dan pendampingan yang manusiawi.

Dalam pemaparannya, peserta forum mengidentifikasi bahwa tekanan ekonomi, konflik keluarga, serta permasalahan hukum kerap menjadi pemicu di balik munculnya krisis psikologis masyarakat.

Langkah Strategis dan Rencana Tindak Lanjut

 

Sebagai bentuk solusi konkret, Camat Bantarkawung bersama seluruh pemangku kepentingan menyepakati beberapa langkah strategis:

  • Pembentukan Forum Komunikasi Desa: Mengoptimalkan jaringan deteksi dini hingga tingkat desa yang melibatkan Pemerintah Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat.

  • Penguatan Peran Tokoh Agama dan Keluarga: Mendorong pendekatan kekeluargaan, edukasi kesehatan mental melalui Posyandu, serta pendampingan spiritual oleh para ulama untuk menumbuhkan kepedulian sosial.

  • Pencegahan Penyalahgunaan Obat: Berkoordinasi secara ketat dengan pihak sekolah, orang tua, Kesbangpol, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk sosialisasi, edukasi, serta pencegahan tanpa menimbulkan stigma pada siswa.

  • Penanganan ODGJ Terpadu: Bekerja sama dengan Dinas Sosial, Satpol PP, dan fasilitas pelayanan kesehatan guna penanganan yang manusiawi, tertib, dan aman.

Melalui kegiatan ini, Camat Bantarkawung, Wartoid, S.IP., M.Si., berharap sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dapat mewujudkan lingkungan Bantarkawung yang aman, harmonis, peduli, dan kondusif.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Tinggalkan Komentar

Post Terkait

Safari Ramadhan 1447 Hijriah Bersama Bupati Brebes

Pada Tanggal 09 Maret 2026, Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar Safari Ramadhan di Masjid Pondok Pesantren Bustanul ‘Arifin Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes. Kegiatan tersebut dipimpin