
Gambaran Umum Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes
Kecamatan Bantarkawung merupakan salah satu kecamatan yang berada di wilayah administratif Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis, Kecamatan Bantarkawung terletak di bagian selatan Kabupaten Brebes dan berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Cilacap serta Kabupaten Banyumas. Letaknya yang berada di perbatasan menjadikan Bantarkawung memiliki posisi strategis sebagai wilayah penghubung antar kabupaten di wilayah Jawa Tengah bagian selatan.
Secara administratif, Kantor Kecamatan Bantarkawung beralamat di Jalan Raya Bantarkawung Nomor 159, Desa Bantarkawung, Kode Pos 52274. Lokasi kantor kecamatan berada di jalur utama yang mudah diakses oleh masyarakat, sehingga mendukung pelayanan publik dan aktivitas pemerintahan.
Batas Wilayah
Adapun batas-batas wilayah Kecamatan Bantarkawung adalah sebagai berikut:
-
Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Banyumas.
-
Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Bumiayu dan Kecamatan Tonjong.
-
Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Larangan dan Kecamatan Ketanggungan.
-
Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Salem.
Letak geografis tersebut menjadikan Bantarkawung sebagai salah satu pintu gerbang wilayah selatan Kabupaten Brebes, khususnya dalam aspek pergerakan ekonomi, sosial, dan budaya antar daerah.
Luas Wilayah dan Pembagian Administratif
Kecamatan Bantarkawung memiliki luas wilayah sekitar 208,18 kilometer persegi, menjadikannya salah satu kecamatan dengan wilayah yang cukup luas di Kabupaten Brebes. Wilayah tersebut terbagi ke dalam 18 desa, yang masing-masing memiliki karakteristik geografis, potensi sumber daya, serta kondisi sosial ekonomi yang berbeda-beda.
Dari 18 desa tersebut:
-
Desa Pengarasan merupakan desa dengan wilayah terluas, yaitu sekitar 26,85 km². Luas wilayah ini memungkinkan adanya potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, maupun sumber daya alam lainnya.
-
Desa Bangbayang merupakan desa dengan wilayah terkecil, dengan luas sekitar 2,62 km². Meskipun memiliki wilayah yang lebih kecil, desa ini tetap berperan penting dalam struktur pemerintahan dan pembangunan kecamatan.